Hadi Tjahjanto Lepas Enam Atlet Karate Indonesia ke Asian Games 2026, Targetkan Bawa Pulang Medali Emas

0ac 11

JAKARTA | Go Indonesia.id— Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) Hadi Tjahjanto melepas enam atlet karate Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Terdiri atas dua atlet nomor kata dan empat atlet nomor kumite, para atlet dipersiapkan melalui pemusatan latihan dan berbagai uji coba untuk menghadapi persaingan karate tingkat Asia.

Pada upaca pelepasan yang berlangsung di Cilandak pada Senin (14/09/26) ini, Hadi Tjahjanto mengatakan persiapan selama sekitar tujuh bulan telah diarahkan untuk membangun kesiapan fisik, mental, dan strategi pertandingan. Menurutnya, proses tersebut harus menjadi bekal bagi atlet untuk tampil percaya diri ketika menghadapi lawan-lawan tangguh di arena pertandingan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

«“Kita sudah mempersiapkan para atlet ini berlatih selama tujuh bulan. Kita sudah mempelajari apa yang akan terjadi, taktik di lapangan yang sudah kita persiapkan, sehingga waktu tujuh bulan itu saya kira sudah bisa mempersiapkan mereka baik mental maupun fisik dan siap untuk menjadi pemenang,” ujar Hadi Tjahjanto.»

Hadi Tjahjanto mengingatkan para atlet agar tidak mudah terpengaruh oleh tekanan maupun intimidasi lawan selama pertandingan. Ia menilai kekuatan mental menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga performa, terutama ketika menghadapi negara-negara dengan tradisi karate kuat seperti Jepang.

“Pesan tadi sudah saya sampaikan, tetap semangat, tetap kompak dan tentunya harus punya rasa percaya diri yang tinggi untuk menghadapi lawan dalam pertandingan. Kita tidak boleh lemah, mental kita tidak boleh jatuh karena kita digertak di atas tatami,” tutur Hadi Tjahjanto.

Dalam pelepasan tersebut, PB Forki tetap memasang harapan meraih medali emas melalui nomor kumite dan kata. Hadi Tjahjanto menyebut Jepang sebagai salah satu lawan terberat, tetapi meminta para atlet menjadikan tantangan tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia.

Pelatih Kepala PB Forki Puang Samsudin mengatakan persiapan tim telah dimulai sejak Januari 2026 melalui pemusatan latihan dan sejumlah uji coba, termasuk Kejuaraan AKF di Bali. Hasil satu medali emas dan dua perunggu dari ajang tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus modal kepercayaan diri atlet sebelum menghadapi Asian Games 2026.

“Kita sudah mempersiapkan diri dari bulan Januari. Kita sudah melewati event-event yang sangat maksimal untuk menjalani Asian Games, mulai dari kejurnas di Bandung, AKF di Bali, kemudian Premier League di China. Itu modal yang kita persiapkan untuk mereka,” kata Puang Samsudin.

Puang Samsudin menyebut persaingan akan berlangsung ketat, terutama dari tuan rumah Jepang, Iran, Yordania, Hong Kong, dan Vietnam. Meski demikian, ia menegaskan tim tetap berpegang pada target yang telah ditetapkan dan optimistis dengan hasil persiapan selama tujuh hingga delapan bulan terakhir.

Atlet karate Indonesia Leica Al Humaira Lubis mengatakan persiapan panjang dan hasil positif pada ajang uji coba membuat dirinya semakin percaya diri menghadapi Asian Games 2026. Ia mengaku sempat merasa terbebani dengan target yang diberikan, tetapi kemudian mengubah pandangan tersebut menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuan di level Asia.

“Awalnya saya merasa terbebani, tetapi setelah banyak diskusi dengan senior dan pelatih, saya coba ubah sudut pandang. Hasil di AKF kemarin bukan menjadi beban, tetapi menjadi pecut dan pembuktian kalau saya bisa menguasai kelas saya di level Asia,” ujar Leica Al Humaira Lubis.

Rania /Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait