BALI | Go Indonesia.id-Ribuan anggota Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Provinsi Bali resmi dikukuhkan dalam acara Apel Akbar di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (19/9/2026).
Pengukuhan pengurus DPD-DPC ini dilakukan langsung oleh Jaksa Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP ABPEDNAS, ST Burhanuddin.
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bali, Manggala Utama Pacalang Bali, serta sekitar 1.000 pacalang dari berbagai daerah di Bali.
Dalam sambutannya, ST Burhanuddin menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah amanah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh integritas.
”Pengukuhan pada hari ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan. Desa adalah akar pondasi dan struktur nasional bangsa Indonesia. Di sanalah nilai-nilai luhur gotong royong, suasana kekeluargaan, dan kearifan lokal tetap hidup dan terjaga,” tegas Burhanuddin.
Ia menambahkan bahwa Satlinmas memegang peranan penting dalam menjaga ketenteraman, kesiapsiagaan bencana, dan mengantisipasi kerawanan sosial. Sementara itu, ABPEDNAS hadir sebagai rumah besar bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekaligus mitra pemerintah desa dalam mengawal aspirasi warga demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI selaku Ketua Dewan Pengawas ASLINMAS Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, menjelaskan bahwa pembentukan asosiasi ini bertujuan untuk menyatukan langkah serta memperkuat koordinasi dari tingkat daerah hingga nasional, termasuk dalam pengawasan tata kelola keuangan desa.
Selain memperjuangkan kesetaraan fasilitas dan kebijakan bagi anggota Satlinmas di daerah, asosiasi ini difungsikan sebagai jembatan untuk menarik program-program pemerintah pusat langsung ke tingkat desa.
”Dengan berkumpulnya dan terbentuknya asosiasi ini, program-program pemerintah yang ada di pusat bisa kita tarik ke bawah, ke desa-desa. Mulai dari program budidaya ikan tematik Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemberdayaan melalui CSR, hingga akses beasiswa,” ujar Reda.
Pengukuhan pengurus ASLINMAS dan ABPEDNAS se-Bali ini diharapkan dapat menjadi momentum krusial dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan guna mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan serta menjaga ketertiban wilayah.
Tentang ASLINMAS & ABPEDNAS:
ASLINMAS (Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat) dan ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) adalah wadah berhimpun yang berfokus pada penguatan kapasitas, tata kelola, pengawasan, serta perlindungan masyarakat di tingkat desa demi tercapainya kemandirian dan keamanan desa di seluruh Indonesia.(JW)
Kadek/Jurnalis Go Indonesia







