SIKKA | Go Indonesia.id- Salah satu titik di ruas Jalan Kewapante–Ohe yang berada di Dusun Botan, Desa Munerana, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Kerusakan jalan di jalur tersebut dikeluhkan warga karena menjadi akses utama yang setiap hari dilalui kendaraan masyarakat maupun bus-bus pariwisata. Jalur ini menghubungkan wisatawan menuju Sanggar Bliran Sina Watublapi dan Sanggar Doka Tawa Tanah yang berada di Desa Umauta.
Selain sebagai jalur wisata, ruas jalan Kewapante–Ohe juga merupakan penghubung utama masyarakat menuju Kecamatan Bola, Doreng, dan Mapitara. Kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata dikhawatirkan mengganggu kelancaran aktivitas ekonomi serta mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini. Kalau dibiarkan, selain menghambat warga yang beraktivitas, juga bisa membahayakan wisatawan yang datang ke Sanggar Bliran Sina dan Sanggar Doka Tawa Tanah,” ujar salah seorang warga Dusun Botan, Selasa. 19 Mei 2026
Warga meminta agar perbaikan dilakukan sesegera mungkin mengingat jalur ini memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan pengembangan pariwisata di wilayah Sikka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana perbaikan ruas jalan tersebut.
Reporter : Hubertus







