DHARMASRAYA | Go Indonesia.id _Harapan masyarakat Kecamatan Asam Jujuhan untuk memiliki kantor kepolisian sendiri mulai menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun menjadi asa yang menggantung, pembangunan kantor pos polisi di Nagari Sungai Limau kini mulai masuk tahap perencanaan dan ditargetkan terealisasi pada 2026.
Secara geografis, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, berada di wilayah yang cukup strategis. Letaknya yang berada di kawasan perbatasan membuat daerah ini dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat sejak lama mendambakan kehadiran institusi kepolisian melalui pembangunan kantor Polsek definitif di wilayah yang dikenal sebagai kawasan βRanah Air Terjun Nan Tigoβ tersebut.
Bahkan, lahan untuk pembangunan kantor Polsek telah disiapkan Pemerintah Nagari Sungai Limau sejak 2015. Sejumlah survei lokasi juga telah dilakukan berulang kali. Namun, hingga beberapa tahun terakhir, pembangunan fisik belum kunjung terealisasi.
βSejak tahun 2017, sudah lebih dari lima kali orang Dinas PU datang mengukur lokasi, tetapi tidak juga dibangun,β ujar Mner, salah seorang tokoh masyarakat Sungai Limau.
Menurut Mner, proses pembangunan tersebut bahkan sempat ditandai dengan peletakan batu pertama. Namun, setelah itu tidak ada kelanjutan pekerjaan.
Bekas material berupa batu merah yang sebelumnya disiapkan untuk pembangunan kini sebagian telah rusak dan berserakan di tengah semak belukar.
βSejak perencanaan dulu hingga sekarang sudah tiga bupati. Semoga di masa kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, pembangunan pos polisi atau Polsek Asam Jujuhan benar-benar bisa terlaksana,β harapnya.
Mulai Ada Kepastian
Harapan masyarakat tersebut kini mendapat kepastian baru dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dharmasraya, Rahmatsyah Rangkuti, saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan kantor Polsek di Sungai Limau, menyampaikan bahwa tahapan pembangunan mulai dipersiapkan.
Dalam pesan resmi pada Senin (25/8/2026), Rahmatsyah menjelaskan bahwa dokumen perencanaan telah disusun pada 2025. Sementara pembangunan fisik gedung ditargetkan dilaksanakan pada 2026.
βTahun ini penyusunan dokumen perencanaan dulu, tahun depan akan dilaksanakan pembangunan fisik gedungnya. Sudah dialokasikan anggaran Rp2,1 miliar dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) Dinas PU Tahun 2026,β jelas Rahmat.
Dengan adanya alokasi anggaran tersebut, masyarakat Asam Jujuhan berharap rencana pembangunan yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun tidak kembali berhenti pada tahap survei dan perencanaan.
Kehadiran kantor kepolisian di wilayah tersebut dinilai bukan hanya menjadi simbol hadirnya pemerintah, tetapi juga kebutuhan penting untuk memperkuat pelayanan, menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
Kini, setelah bertahun-tahun menunggu, masyarakat Asam Jujuhan kembali menaruh harapan. Asa yang selama ini sempat redup di tengah semak belukar, perlahan mulai menemukan titik terang.
Amat/ Jurnalis Go Indonesia






