Langkat Darurat BBM, Antrean Kendaraan Mengular hingga 1 Kilometer di Sejumlah SPBU

IMG 20260714 WA0045

LANGKAT | Go Indonesia.Id – Krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) diduga melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Antrean kendaraan terlihat mengular hingga sekitar satu kilometer di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di berbagai kecamatan, Senin (13/7/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak pengendara harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Kondisi semakin diperparah dengan kosongnya stok BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Saat dikonfirmasi, Adi (37), pihak manajemen salah satu SPBU di Kecamatan Gebang, menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan menjadi penyebab utama kosongnya stok Pertalite.

“Pasokan dari Pertamina Belawan belum sampai, sehingga stok Pertalite di SPBU kami kosong,” ujarnya.

Keluhan juga disampaikan warga yang telah lama mengantre. Jul (28) mengaku sudah mendatangi SPBU sejak dini hari, namun belum berhasil memperoleh BBM.

“Dari tadi malam jam 2 saya sudah datang ke SPBU, tapi minyaknya sudah habis. Hari ini saya sudah antre lebih dari satu jam, tapi belum juga dapat BBM,” keluhnya.

Sementara itu, Lubis (45), warga Kota Stabat yang sehari-hari menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas, berharap pemerintah bersama Pertamina segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kelangkaan BBM di Kabupaten Langkat.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Masyarakat berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal sehingga antrean panjang di SPBU tidak terus berlanjut dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa.

Reporter: D.S. Lubis


Advertisement

Pos terkait