DHARMASRAYA | Go Indonesia.id – Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, SDN 03 Asam Jujuhan di Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah yang konsisten membangun generasi berprestasi, mandiri, kreatif, dan berkarakter.
Berada di kawasan ujung tapal batas Kabupaten Dharmasraya, sekolah ini menjadi salah satu ruang pendidikan yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik. Dengan dukungan 21 tenaga pengajar dan 261 siswa-siswi, SDN 03 Asam Jujuhan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, serta karakter positif sejak usia dini.
Komitmen tersebut tercermin melalui visi sekolah, yakni “Terwujudnya murid yang beriman, mandiri, berkarakter mulia, cerdas, kreatif dan peduli terhadap lingkungan.”
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Candi Cugino, S.Pd., bersama jajaran tenaga pendidik yang profesional dan penuh dedikasi, berbagai program pendidikan maupun kegiatan ekstrakurikuler terus dikembangkan. Lingkungan sekolah dibangun tidak sekadar sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi peserta didik untuk menemukan potensi dan kepercayaan dirinya.
Pramuka, Membentuk Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa adalah Pramuka.
Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Nilai kebersamaan, kekompakan dan semangat gotong royong juga terus ditanamkan melalui berbagai aktivitas kepramukaan.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan di luar kelas, tetapi menjadi salah satu cara membentuk kedisiplinan, kemandirian dan rasa tanggung jawab anak,” ujar Candi.
Kesenian, Ruang Ekspresi dan Kreativitas
Tidak hanya Pramuka, bidang kesenian juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan kreativitas.
Para siswa diberikan kesempatan untuk berekspresi, berlatih tampil di depan umum, sekaligus membangun rasa percaya diri. Dari kegiatan tersebut, sekolah berupaya memastikan bahwa potensi peserta didik tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni, kreativitas dan keterampilan sosial.
Tahfiz Al-Qur’an, Menanamkan Nilai Religius
Di bidang keagamaan, program Tahfiz Al-Qur’an menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam pembentukan karakter religius peserta didik.
Kegiatan ini tidak semata-mata diarahkan pada kemampuan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membiasakan siswa mengenal dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembiasaan tersebut, sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Dramben, Melatih Kekompakan dan Kepercayaan Diri
Sementara itu, kegiatan dramben menjadi salah satu ekstrakurikuler yang menarik perhatian.
Kekompakan barisan, ketepatan irama, koordinasi gerakan hingga kedisiplinan menjadi bagian dari proses latihan. Di balik dentuman alat musik dan langkah yang teratur, para siswa belajar mengenai kerja sama, konsentrasi, tanggung jawab serta keberanian untuk tampil di tengah masyarakat.
Kegiatan dramben juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah rasa percaya diri sekaligus belajar tampil sebagai sebuah tim.
Pendidikan Bukan Sekadar Angka
Bagi Candi Cugino, pendidikan tidak semestinya hanya diukur melalui angka dan nilai akademik. Lebih jauh dari itu, pendidikan harus mampu membentuk anak menjadi pribadi yang berkarakter, percaya diri, terampil, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Pendidikan bukan hanya soal angka dan prestasi, tetapi bagaimana membentuk karakter dan masa depan anak-anak,” ujar Candi Cugino, S.Pd., saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan pendidikan juga tidak dapat diwujudkan oleh pihak sekolah seorang diri. Dibutuhkan sinergi antara guru, siswa, orang tua dan masyarakat agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.
Semangat tersebut terus dibangun di SDN 03 Asam Jujuhan. Dari ruang kelas, kegiatan Pramuka, lantunan ayat suci Al-Qur’an, panggung kesenian hingga dentuman dramben, semuanya menjadi bagian dari proses panjang dalam mempersiapkan generasi masa depan.
Dengan segala potensi dan semangat yang dimiliki, SDN 03 Asam Jujuhan bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang tumbuh bagi anak-anak untuk bermimpi, berkarya, membangun karakter dan meraih prestasi.
Mendidik hari ini, membangun karakter, dan menyiapkan generasi unggul untuk masa depan.
Amat/Jurnalis Go Indonesia







