Motif Ayah Perkosa 3 Anak Kandung di Jambi Demi Puaskan Hasrat Seksual

Motif Ayah Perkosa 3 Anak Kandung di Jambi Demi Puaskan Hasrat Seksual

JAMBI | Go Indonesia.id – Polisi mengungkap motif Mangibul Marbun Lumban Gaol (51) yang tega memperkosa Tiga orang anak kandungnya. Berdasarkan pengakuan pelaku, beliau tega memperkosa anaknya untuk memuaskan Hasrat Seksual.

“Motifnya ini yang melatar belakangi sampai saat ini kami lakukan pemeriksaan bahwa untuk pemenuhan (Hasrat) seksual,” kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian Adi Wibawa, pada Jumat, 7 Juni 2024.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kristian mengatakan Tiga anak pelaku menjadi korban kebejatannnya. Ada yang dicabuli hingga ada yang diperkosa.

“Karena yang bersangkutan Hasrat Seksual mungkin tinggi sehingga dia melakukan perbuatan tersebut kepada anaknya,” tambahnya.

Tiga anak yang menjadi korban itu masih di bawah umur, rata-rata masih mengenyam bangku sekolah. Anak pertama berusia 16 Tahun, anak kedua berusia 12 Tahun dan anak ketiga berusia 11 Tahun.

Kristian mengungkap dari ketiga korban ada yang lebih dari sekali telah diperkosa oleh pelaku. Kejadian terjadi sejak 2021 sejak mereka masih tinggal di Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

“TKP ada dua di Tebing Tinggi Sumatera Utara dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jadi mereka ini merantau ke Jambi kerja berkebun,” terangnya.

Kristian mengatakan kasus ini dilaporkan ke Polda Jambi oleh keluarga korban. Tindakan asusila itu terungkap saat terjadi pertengkaran anak sang anak dengan pelaku.

“Jadi pada saat kumpul keluarga ada cekcok antara anak nomor 2 Inisial M itu dengan bapaknya di rumah itu. Kemudian didengar oleh ibunya. Kemudian ditanya oleh ibunya, apa yang pernah dilakukan oleh bapaknya. Berceritalah anak ini dan terbuka kepada ibunya,” ujar Kristian.

Dari cerita sang anak, terbongkar kebejatan Marbun yang selama ini terpendam. Aksi itu sudah dilakukan sejak 2021. Beliau telah mencabuli dan memperkosa Tiga anak kandungnya yang berusia 16 tahun, 12 tahun dan 11 tahun.

“Ada pertengkaran anak dengan bapaknya ini sehingga secara spontan menyampaikan hal itu sehingga diketahui mamaknya,” jelas Kristian.

Korban tak kuasa untuk menceritakan perbuatan ayahnya itu selama ini lantaran pelaku mengancam akan menyakiti bahkan membunuh korban. Ancaman itu membuat korban ketakutan hingga memendamnya.

Setelah perbuatan sang ayah terungkap, akhirnya keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polda Jambi pada 31 Mei 2024. Pelaku awalnya ditangkap oleh Ormas dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang 35 2014 tentang Perlindungan Anak. Beliau terancam Hukuman maksimal 15 Tahun kurungan penjara.()

Dewan Redaksi

JAMBI I Goindonesia.id – Polisi mengungkap motif Mangibul Marbun Lumban Gaol (51) yang tega memperkosa Tiga orang anak kandungnya. Berdasarkan pengakuan pelaku, beliau tega memperkosa anaknya untuk memuaskan Hasrat Seksual.

“Motifnya ini yang melatar belakangi sampai saat ini kami lakukan pemeriksaan bahwa untuk pemenuhan (Hasrat) seksual,” kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian Adi Wibawa, pada Jumat, 7 Juni 2024.

Kristian mengatakan Tiga anak pelaku menjadi korban kebejatannnya. Ada yang dicabuli hingga ada yang diperkosa.

“Karena yang bersangkutan Hasrat Seksual mungkin tinggi sehingga dia melakukan perbuatan tersebut kepada anaknya,” tambahnya.

Tiga anak yang menjadi korban itu masih di bawah umur, rata-rata masih mengenyam bangku sekolah. Anak pertama berusia 16 Tahun, anak kedua berusia 12 Tahun dan anak ketiga berusia 11 Tahun.

Kristian mengungkap dari ketiga korban ada yang lebih dari sekali telah diperkosa oleh pelaku. Kejadian terjadi sejak 2021 sejak mereka masih tinggal di Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

“TKP ada dua di Tebing Tinggi Sumatera Utara dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jadi mereka ini merantau ke Jambi kerja berkebun,” terangnya.

Kristian mengatakan kasus ini dilaporkan ke Polda Jambi oleh keluarga korban. Tindakan asusila itu terungkap saat terjadi pertengkaran anak sang anak dengan pelaku.

“Jadi pada saat kumpul keluarga ada cekcok antara anak nomor 2 Inisial M itu dengan bapaknya di rumah itu. Kemudian didengar oleh ibunya. Kemudian ditanya oleh ibunya, apa yang pernah dilakukan oleh bapaknya. Berceritalah anak ini dan terbuka kepada ibunya,” ujar Kristian.

Dari cerita sang anak, terbongkar kebejatan Marbun yang selama ini terpendam. Aksi itu sudah dilakukan sejak 2021. Beliau telah mencabuli dan memperkosa Tiga anak kandungnya yang berusia 16 tahun, 12 tahun dan 11 tahun.

“Ada pertengkaran anak dengan bapaknya ini sehingga secara spontan menyampaikan hal itu sehingga diketahui mamaknya,” jelas Kristian.

Korban tak kuasa untuk menceritakan perbuatan ayahnya itu selama ini lantaran pelaku mengancam akan menyakiti bahkan membunuh korban. Ancaman itu membuat korban ketakutan hingga memendamnya.

Setelah perbuatan sang ayah terungkap, akhirnya keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polda Jambi pada 31 Mei 2024. Pelaku awalnya ditangkap oleh Ormas dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang 35 2014 tentang Perlindungan Anak. Beliau terancam Hukuman maksimal 15 Tahun kurungan penjara.()

Dewan Redaksi


Advertisement

Pos terkait