TANJUNGPINANG | Go Indonesia.Id β Di tengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup, tradisi silaturahim rumah ke rumah warga Jalan Menteng RW 12, Kota Tanjungpinang, tetap menjadi momen yang dinanti-nantikan setiap kali Lebaran Idul Fitri tiba. (23/3/26).
Tradisi yang telah berlangsung dari tahun ke tahun ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga mempererat ikatan persaudaraan antarwarga yang sudah terjalin erat.
Silaturahim ini mulai pada lebaran kedua, warga mulai berkumpul di masjid pada pagi hari pukul 08:00 WIB untuk melakukan kunjungan dari rumah ke rumah.
Tidak ada batasan usia atau status sosial dalam tradisi ini; mulai dari anak-anak hingga orang tua, semuanya ikut serta berjalan menyusuri jalanan lingkungan RW 12 dengan penuh semangat dan sukacita.
Setiap rumah yang dikunjungi di bacakan doa,dan rmh yg terakhir di kunjungi yaitu ibu asnah telah menyiapkan hidangan khas Lebaran seperti ketupat, rendang, opor ayam, dan berbagai kue kering untuk menyambut tamu.
“Saya sudah tinggal di Jalan Menteng ini selama lebih dari 30 tahun, dan tradisi ini tidak pernah putus. Setiap Lebaran, kami pasti berkeliling rumah ke rumah untuk saling bersalaman dan memaafkan satu sama lain.
Ini membuat hubungan antarwarga kami sangat akrab dan harmonis,” ujar Bapak surya, salah satu warga senior RW 12.
Selain mempererat persaudaraan, tradisi ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerukunan antarwarga yang berbeda latar belakang. Di RW 12, warga hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati, dan tradisi silaturahim rumah ke rumah menjadi salah satu faktor yang menjaga keharmonisan tersebut.
Ketua RW 12, H Assaaduddin, juga menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi warga dalam menjaga tradisi ini. “Kami sangat bangga bahwa warga Jalan Menteng RW 12 masih sangat menghargai tradisi ini. Silaturahim rumah ke rumah tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjadi cara untuk melestarikan budaya kita yang luhur. Kami berharap tradisi ini dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.
Di era digital yang semakin majeur, meskipun banyak orang yang menggunakan media sosial untuk menyampaikan ucapan selamat Lebaran, warga Jalan Menteng RW 12 tetap mempertahankan cara tradisional ini. Bagi mereka, bertemu langsung dan bersalaman secara tatap muka memiliki nilai yang lebih berharga dan tidak dapat digantikan oleh teknologi.
Tradisi silaturahim rumah ke rumah warga Jalan Menteng RW 12 Tanjungpinang menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan masih sangat dihargai oleh masyarakat.
Di setiap Lebaran Idul Fitri, tradisi ini kembali menghiasi lingkungan mereka dengan kehangatan dan sukacita, menjadi momen yang tak terlupakan bagi setiap warga.
Reporter JEBAT







