TANJUNG UBAN | Go Indonesia.Id _Kinerja gemilang ditorehkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban pada Triwulan I Tahun 2026. Dalam tiga bulan pertama tahun ini, institusi tersebut menunjukkan capaian positif di berbagai sektor, baik pelayanan publik maupun pengawasan keimigrasian, sebagai wujud komitmen menjaga kedaulatan negara.
Pada bidang pelayanan keimigrasian, Imigrasi Tanjung Uban melalui Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal berhasil menerbitkan sebanyak 1.280 paspor elektronik. Jumlah tersebut terdiri dari 716 permohonan paspor baru dan 564 permohonan penggantian paspor. Selain itu, tercatat 33 permohonan ditolak melalui sistem serta 4 permohonan ditolak karena terindikasi sebagai pekerja migran non-prosedural.
Meski angka penerbitan paspor mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.627 paspor, hal ini menjadi bahan evaluasi internal untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Upaya pembenahan difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia serta optimalisasi layanan berbasis digital.
Tak hanya melayani Warga Negara Indonesia, Imigrasi Tanjung Uban juga mencatat peningkatan pelayanan terhadap Warga Negara Asing (WNA). Sepanjang Triwulan I 2026, sebanyak 52 izin tinggal keimigrasian berhasil diterbitkan, meningkat dari 37 izin tinggal pada periode yang sama tahun lalu. Rinciannya meliputi 6 izin tinggal kunjungan, 10 perpanjangan izin tinggal terbatas 6 bulan, 30 perpanjangan izin tinggal terbatas 1 tahun, 1 izin tinggal tetap, 4 alih status, serta 1 Multiple Re-Entry Permit (MREP).
Sebagai wilayah dengan karakteristik perairan, Imigrasi Tanjung Uban memegang peranan strategis dalam pengawasan lalu lintas orang antarnegara. Melalui tiga Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), total perlintasan mencapai 154.833 orang, terdiri dari 76.003 kedatangan dan 78.830 keberangkatan.
Secara rinci, TPI Bandar Bentan Telani mendominasi dengan 75.099 kedatangan dan 77.841 keberangkatan. Sementara itu, TPI Bandar Seri Udana mencatat 581 kedatangan dan 573 keberangkatan, serta TPI Tanjung Uban dengan 323 kedatangan dan 416 keberangkatan. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat total 122.468 perlintasan.
Di balik tingginya mobilitas tersebut, fungsi pengawasan dan penegakan hukum tetap menjadi prioritas utama. Sepanjang awal tahun ini, Imigrasi Tanjung Uban melaksanakan 51 kegiatan pengawasan, meningkat tajam dibanding 15 kegiatan pada periode sebelumnya. Kegiatan tersebut meliputi 19 operasi mandiri, 28 operasi intelijen, serta 4 kegiatan sinergi lintas instansi melalui Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA).
Peningkatan intensitas pengawasan ini berdampak positif dengan nihilnya penyidikan pada Triwulan I 2026, berbeda dengan periode sebelumnya yang mencatat satu kasus penyidikan. Hal ini juga menunjukkan meningkatnya kepatuhan WNA terhadap aturan keimigrasian di Indonesia. Meski demikian, setiap pelanggaran yang ditemukan tetap ditindak tegas melalui tindakan administratif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di sisi lain, upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui optimalisasi media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Dalam tiga bulan, Imigrasi Tanjung Uban mencatat 190 laporan publikasi melalui berbagai platform, di antaranya Instagram (52 unggahan), TikTok (26), Facebook (44), YouTube Shorts (26), dan X (42).
Dari aspek penerimaan negara, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar Rp3.149.743.935. Angka ini mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4.256.158.608, dan menjadi perhatian untuk optimalisasi kinerja ke depan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, menegaskan bahwa capaian awal tahun ini merupakan fondasi penting untuk mencapai target kinerja sepanjang 2026.
“Capaian ini menjadi langkah awal yang baik. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta memperkuat pengawasan keimigrasian demi menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Imigrasi Tanjung Uban menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Reporter: Suprin Pulungan







