Prof Sutan Nasomal Peringatkan Ancaman Perang Nuklir, Minta Presiden Prabowo Siaga Lindungi Indonesia

IMG 20260409 WA0207

JAKARTA | Go Indonesia.Id – Ketegangan konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel terus memanas dan menjadi sorotan dunia. Situasi yang belum menunjukkan tanda mereda ini dinilai berpotensi menyeret kekuatan global ke dalam konflik yang lebih luas dan berbahaya.

Pakar Hukum Pidana Internasional, Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH, menyampaikan peringatan keras terkait eskalasi perang yang dinilainya sudah berada pada titik mengkhawatirkan. Ia menyebut, intensitas serangan dan pergerakan militer dari kedua kubu menunjukkan arah konflik menuju skala besar.

Bacaan Lainnya

Advertisement

β€œPerang ini bukan lagi konflik biasa. Eskalasinya sudah mengarah pada kemungkinan penggunaan senjata dengan daya hancur tinggi, termasuk potensi nuklir,” tegas Prof Sutan dalam keterangannya kepada media, Rabu (9/4/2026).

Menurutnya, keterlibatan negara-negara besar, termasuk Amerika Serikat, memperbesar risiko terjadinya perang terbuka yang melibatkan banyak pihak. Bahkan, ia menilai pergerakan pasukan dan strategi militer saat ini menunjukkan indikasi persiapan perang darat yang lebih luas.

Prof Sutan juga menyoroti kemungkinan terganggunya infrastruktur vital global, seperti jaringan komunikasi dan sumber daya strategis di kawasan Timur Tengah, yang dapat berdampak langsung terhadap stabilitas dunia.

β€œJika konflik ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya regional, tetapi bisa melumpuhkan sistem global, mulai dari komunikasi hingga pasokan energi,” ujarnya.

Dalam situasi tersebut, Prof Sutan secara khusus meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kewaspadaan nasional. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif guna melindungi kedaulatan dan keselamatan rakyat Indonesia.

β€œSaya meminta Presiden untuk tidak lengah. Segala kemungkinan harus diantisipasi, termasuk memperkuat sistem pertahanan dan kesiapsiagaan nasional,” katanya.

Ia juga mendorong Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam upaya diplomasi internasional, khususnya dalam mendorong negara-negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika untuk bersama-sama menekan potensi perang nuklir.

Lebih lanjut, Prof Sutan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap dinamika global yang berkembang cepat.

β€œKita semua berharap konflik ini segera berakhir. Keselamatan umat manusia harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Narasumber: Prof Dr Sutan Nasomal SH, MH – Pakar Hukum Pidana Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait