Ketut Kacerita Terpilih Jadi Kelian Banjar Adat Penarungan, Ungguli Dua Pesaing Lewat Pemungutan Suara

1 3108

BULELENG | Go Indonesia.id– Ketut Kacerita akhirnya terpilih sebagai Kelian (pemimpin) Banjar Adat Penarungan, Desa Adat Penarukan, Kabupaten Buleleng, Bali, setelah memenangkan pemilihan melalui mekanisme pemungutan suara yang berlangsung demokratis.

Dari total 456 krama (warga) yang memiliki hak pilih, hanya 344 warga yang menggunakan hak pilihnya .Ketut Kacerita berhasil meraih suara terbanyak dengan jumlah 129 suara, mengungguli dua pesaingnya, Putu Bagiana memperoleh 50; suara, dan Ketut Arimbawa meraih 115 suara.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Pemilihan Kelian Banjar Adat ini selalu menjadi sorotan, mengingat posisi tersebut sangat strategis dalam struktur pemerintahan adat di Bali.

Kelian Banjar Adat memiliki peran penting dalam mengatur jalannya kehidupan adat, termasuk pelaksanaan berbagai kegiatan seperti upacara Manusa Yadnya maupun Dewa Yadnya, serta menjaga keharmonisan sosial masyarakat.

Selain itu, Kelian Banjar Adat merupakan ujung tombak pemerintahan adat paling bawah yang memiliki otonomi khusus dalam melestarikan adat dan budaya Bali di wilayahnya.
Salah seorang penglingsir (tetua) Desa Adat Penarungan, I Wayan Rata, saat dimintai komentarnya menyampaikan bahwa proses pemilihan telah berjalan dengan lancar dan tertib.

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali tentang Desa Adat, pemilihan sejatinya dilakukan melalui musyawarah mufakat. Namun, karena tingginya dinamika dan persaingan antar calon, pemungutan suara menjadi pilihan yang diambil.

“Semestinya melalui musyawarah mufakat, tetapi karena semua calon memiliki keinginan kuat untuk memimpin, maka pemungutan suara menjadi solusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wayan Rata juga menyayangkan tidak adanya penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon sebelum pemilihan berlangsung.

Menurutnya, hal tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui arah program kerja calon dan menjadi dasar evaluasi ke depan.

Ia berharap, dengan terpilihnya Ketut Kacerita sebagai Kelian Banjar Adat yang baru, mampu membawa perubahan positif bagi Desa Adat Penarungan.
“Semoga ke depan desa adat menjadi lebih tertib, serta masyarakatnya sejahtera, baik secara rohani maupun jasmani,” pungkasnya.

 

Reporter : Kadek (Roy)


Advertisement

Pos terkait