DENPASAR | Go Indonesia.Id_ Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, segenap pengurus dan anggota Setya Kita Pancasila (SKP) DPW Bali dengan penuh rasa hormat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan hebat di tanah air.
”Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia. Teruslah menjadi pelita yang tak pernah padam, pembawa perubahan dalam keluarga, dan inspirasi bagi kemajuan bangsa dengan tetap berpijak pada kepribadian luhur Pancasila.”
Momentum bersejarah ini dirayakan SKP DPW Bali melalui pertemuan strategis di Wisma Pancasila, Jl. Sekar Tunjung, Denpasar. Pertemuan ini menjadi tonggak penting untuk merapatkan barisan sekaligus meneguhkan komitmen pengabdian kepada masyarakat Bali.
Kegiatan konsolidasi ini dilaksanakan di bawah binaan tokoh masyarakat Bali, I Ketut Sudana. Dalam arahannya, beliau menekankan agar organisasi selalu berpijak pada kepentingan rakyat. Semangat ini disambut hangat oleh seluruh kader yang sepakat bergerak dalam satu jalur nyata demi kemajuan Pulau Dewata.
Saat ini, gerak langkah SKP Bali berada di bawah komando Plt. Ketua Setya Kita Pancasila Bali, I Nyoman Darmada, dengan arahan strategis dari Koordinator Wilayah (Korwil) Bali-Nusra, Jro Gede Komang Widiarta, ST.
Jro Gede Widhi, sapaan akrab Korwil Bali-Nusra tersebut, menyampaikan bahwa semangat RA Kartini harus diterjemahkan ke dalam aksi konkret. “Visi kami sangat jelas, sebagaimana arahan Bapak I Ketut Sudana, yaitu menjadikan Wisma Pancasila sebagai titik awal pergerakan yang memberikan manfaat nyata. Kami ingin kehadiran Setya Kita Pancasila dirasakan langsung oleh krama Bali,” tegasnya.
Panggilan Pengabdian bagi Perempuan Bali
Sejalan dengan esensi emansipasi, I Nyoman Darmada secara resmi mengumumkan bahwa SKP Bali kini membuka pintu seluas-luasnya bagi kaum perempuan Bali untuk mengambil peran strategis.
“Kami mengajak seluruh perempuan Bali yang memiliki jiwa sosial dan nasionalisme tinggi untuk bergabung, baik dalam jajaran kepengurusan maupun sebagai relawan. Kami sangat membutuhkan pemikiran cerdas dan ketulusan hati perempuan Bali untuk menjalankan berbagai program kemasyarakatan yang telah kita sepakati di Wisma Pancasila ini,” ujar Nyoman Darmada.
Adapun poin-poin utama hasil kesepakatan di Wisma Pancasila meliputi:
Aksi Sosial Terintegrasi: Menjalankan kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Pemberdayaan Perempuan: Menjadikan SKP Bali sebagai wadah peningkatan kapasitas perempuan dalam organisasi dan ekonomi.
Pelestarian Nilai Budaya: Menjaga keharmonisan nilai-nilai Pancasila dengan kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana).
Setya Kita Pancasila Bali meyakini bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui gotong royong yang berlandaskan pada nilai ketuhanan dan keadilan.
“Mari kita buat sejarah baru bagi Bali.
Dengan semangat Kartini dan bimbingan para tokoh kita, Setya Kita Pancasila siap hadir sebagai solusi nyata di tengah masyarakat,” tutup Jro Gede Komang Widiarta, ST.
Habis Gelap Terbitlah Terang. Salam Pancasila (JW)
Reporter: Kadek Ariawan







