Udin Pelor ,Nilai Klarifikasi Bapenda Batam Jadi Bentuk Kepastian Hukum bagi Investor

IMG 20260529 WA0417

BATAM | Go Indonesia.id _ Panglima Gagak Hitam Udin Pelor menyampaikan apresiasi terhadap langkah transparan yang dilakukan Kepala Bapenda Batam Raja Azmansyah terkait penegasan bahwa PT Kerabat Budi Mulia (KMB) telah melunasi kewajiban pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) untuk kegiatan cut and fill di kawasan Jembatan 1 Barelang, Batam.

Menurut Udin Pelor, penjelasan resmi dari Bapenda Batam tersebut penting untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat agar tidak berkembang opini liar yang dapat menyesatkan publik.(29/5/26)

Bacaan Lainnya

Advertisement

β€œKami mendukung langkah investigatif dan keterbukaan yang dilakukan Kepala Bapenda Batam.

Jika memang PT KMB telah menyelesaikan kewajiban pajaknya sesuai aturan yang berlaku, maka hal itu harus disampaikan secara terang kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi pemerintah,” tegas Udin Pelor.

Udin Pelor juga menilai bahwa setiap perusahaan yang beroperasi di Batam wajib taat terhadap aturan perpajakan dan administrasi daerah, karena hal tersebut merupakan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

β€œYang terpenting adalah semua proses berjalan sesuai regulasi. Ketika perusahaan patuh membayar kewajiban pajak, maka pemerintah juga harus objektif memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Udin Pelor berharap polemik terkait kegiatan cut and fill di kawasan Barelang dapat disikapi secara profesional dan tidak dijadikan ruang untuk membangun asumsi tanpa data.

Ia juga mendorong agar pengawasan terhadap aktivitas pertambangan dan pembangunan tetap dilakukan secara terbuka demi menjaga kepentingan masyarakat dan lingkungan.

β€œBatam membutuhkan iklim investasi yang sehat, namun tetap mengedepankan aturan, transparansi, dan pengawasan.

Jadi ketika ada perusahaan yang sudah memenuhi kewajibannya, tentu harus diapresiasi, sambil tetap dilakukan kontrol sosial secara konstruktif,” tutupnya.

Editor : Aziz Nasution


Advertisement

Pos terkait