Freddy Simanjuntak Buka Suara soal Insiden DPC GRANAT Kuansing: Proses Hukum Harus Profesional dan Transparan

IMG 20260820 WA0195

PEKANBARU | Go Indonesia.Id – Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) Provinsi Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H., mengecam keras peristiwa yang terjadi di Sekretariat DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada Kamis dini hari, 13 Agustus 2026.

Sikap tegas tersebut disampaikan Freddy dalam konferensi pers di Kantor DPD GRANAT Provinsi Riau, Rabu (19/8/2026), melalui rekaman video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Freddy menilai tindakan yang menimbulkan kegaduhan dan keresahan, terlebih terjadi pada tengah malam ketika keluarga sedang beristirahat, tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

โ€œKami mengecam keras tindakan sejumlah orang yang melakukan kegaduhan dan mendatangi tempat Pengurus DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi, Saudara Athia, bersama keluarganya di Sekretariat DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi pada dini hari 13 Agustus 2026,โ€ tegas Freddy.

Menurut Freddy, dampak peristiwa tersebut tidak hanya dirasakan oleh pihak yang berselisih. Keluarga, khususnya anak-anak, disebut ikut mengalami ketakutan.

Berdasarkan keterangan keluarga yang telah disampaikan sebelumnya, anak-anak Athia disebut terbangun dan ketakutan. Bahkan, terdapat anak yang disebut beberapa hari merasa takut untuk pergi ke sekolah setelah kejadian tersebut.

โ€œJangan sampai persoalan orang dewasa kemudian menimbulkan trauma dan rasa takut bagi anak-anak,โ€ ujarnya.

GRANAT Riau secara terbuka mendesak Polres Kuantan Singingi segera memproses laporan yang telah disampaikan Athia bersama pengurus DPC GRANAT Kuansing sejak 13 Agustus 2026.

Freddy meminta penanganan perkara tidak berhenti pada proses administratif. Aparat diminta mengungkap secara terang seluruh rangkaian kejadian, termasuk akar persoalan dan pemicu terjadinya peristiwa tersebut.

โ€œKami mendesak Kapolres Kuantan Singingi untuk memastikan akar permasalahan atau pemicu kejadian ini. Laporan sudah disampaikan kepada Polres Kuantan Singingi sejak 13 Agustus 2026. Karena itu, kami meminta proses hukum berjalan secara profesional, objektif dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.โ€

Freddy menegaskan, jalur hukum merupakan mekanisme yang tepat untuk menyelesaikan setiap persoalan.

Jika terdapat tuduhan atau keberatan terhadap seseorang, hal tersebut harus dibuktikan melalui mekanisme hukum. Sebaliknya, pihak yang merasa dirugikan juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan pembelaan.

โ€œJangan menyelesaikan persoalan dengan cara-cara yang justru menimbulkan ketakutan. Kalau ada persoalan, mari kita bawa ke jalur hukum. Kalau ada tuduhan, silakan buktikan di hadapan hukum,โ€ tegasnya.

Ditengah sorotan terhadap kasus tersebut, Freddy meminta seluruh pengurus DPC GRANAT Kabupaten Kuansing menahan diri dan tidak melakukan tindakan balasan.

โ€œSaya mengajak seluruh pengurus DPC GRANAT Kabupaten Kuantan Singingi untuk tidak terprovokasi dan menahan diri. Serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut persoalan ini sampai tuntas.โ€

Menurut Freddy, GRANAT tidak menginginkan persoalan tersebut berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Ia meminta jajaran organisasi tetap fokus pada tugas utama GRANAT, yakni membantu pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Freddy menegaskan GRANAT tidak mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum. Organisasi menyerahkan proses pemeriksaan kepada kepolisian untuk meminta keterangan para pihak, memeriksa saksi, meneliti dokumentasi maupun bukti elektronik, serta menentukan ada atau tidaknya dugaan pelanggaran hukum berdasarkan fakta dan alat bukti.

โ€œYang diminta GRANAT sederhana: proses hukum harus berjalan dan persoalan harus dibuat terang.โ€

Ia juga menegaskan tidak boleh ada tekanan, intimidasi ataupun tindakan main hakim sendiri dari pihak mana pun.

โ€œJangan terprovokasi. Tahan diri. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menyelesaikan persoalan ini secara tuntas.โ€

Freddy menutup pernyataannya dengan mengingatkan seluruh kader GRANAT agar tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terseret dalam tindakan yang justru dapat memperkeruh keadaan.

Perjuangan GRANAT, kata dia, jauh lebih besar, yakni memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

โ€œHidup itu ada akhirnya, tetapi jangan akhiri hidupmu karena narkotika. Say No to Drugs.โ€

(Tim / Redaksi)


Advertisement

Pos terkait