PAPUA PEGUNUNGAN | Go Indonesia.Id _Dewan Pimpinan Daerah I Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD I KNPI) Papua Pegunungan menyerukan konsolidasi total seluruh elemen rakyat, organisasi pemuda, hingga organ taktis dan teknis pergerakan di Tanah Papua.
Seruan kritis ini disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan DPD I KNPI Papua Pegunungan, Ketua Dolpinus Weya, A.Md.Sos, Wakil Ketua Leo Himan, S.Si, dan Sekretaris Yulans FY Wenda. Mereka menyampaikan ditegah situasi papua yang tidak baik-baik saja. Maka seluruh pemuda papua perlu bangkit dan kita samakan persepsi untuk kampanye visual secara massal dengan tagar dan flayer bertuliskan *”Kembalikan Otsus Jilid II ke Jakarta”.*
Poin-Poin Utama DPD I KNPI Papua Pegunungan adalah :
■UU Otsus Tersandera Kebijakan Sentralistis. Pengesahan revisi UU Otsus Jilid II dinilai hanya menjadi instrumen legitimasi kekuasaan pusat yang mengebiri kewenangan daerah dan melumpuhkan peran Pemprov maupun Pemda dalam melindungi rakyatnya.
■ Adanya Perampokan Ruang Hidup & PSN. Jutaan hektar hutan dan tanah adat hilang diserahkan kepada korporasi, oligarki, dan konglomerat atas nama Proyek Strategis Nasional (PSN), yang menyuburkan praktik neo-kolonialisme di Papua.
■Penyamaan Efisiensi Anggaran secara Nasional. Kebijakan efisiensi anggaran dari pusat disamaratakan dengan daerah non-Otsus, membuktikan bahwa kekhususan Papua tidak lagi dihargai secara hukum maupun fiskal.
■Eskalasi Militerisasi & Korban Sipil. Gelombang pengiriman pasukan yang terus membanjiri Papua memicu kontak senjata berkepanjangan dengan TPNPB. Warga sipil kerap menjadi korban benturan bersenjata hingga memicu krisis pengungsian masif yang dibiarkan tanpa penanganan.
■Suburnya Impunitas Hukum. Kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran HAM terhadap masyarakat Papua terus terjadi tanpa ada penegakan hukum yang adil bagi para pelaku.
■Otsus telah gagal total menjadi benteng perlindungan rakyat. Negara ini sengaja membuat Pemda tidak berdaya, sementara tanah kita dirampok dan rakyat sipil terus menjadi korban. Saatnya seluruh pemuda dan organ taktis mengkonsolidasikan rakyat untuk mengembalikan produk hukum ini ke Jakarta.
■Realitas kehidupan orang papua telah tersandara oleh media nasional, media sosial, para buzzer dan kelompok-kelompok IT yang terorganisir membungkam ruang dunia maya org papua.
■Perubahan pada Pasal 34 Ayat (3) dan (9) dalam UU Otsus Jilid II mengubah pola keuangan dari Block Grant (kewenangan otonom daerah) menjadi Specific Grant yang dikendalikan oleh instrumen regulasi pusat (PMK/PP). Mekanisme inilah yang dinilai “mengunci” ruang gerak Pemda Papua, karenaa pempusat sudah mengembalikan pola tata kelola anggaran secara sentralistis.
■ Pembangunan Papua Ibarat Membagun Raksasa Tidur, Hentikan Anggaran Eceran, Berikan Realisasi Anggaran Riil! Apa artinya anggaran 1 Trilun untuk 1 kabupaten tapi masih saja ditervensi oleh berbagai regulasi pusat yang membuat pemda tidak berdaya. Padahal ada banyak masalah yang harus dijawab dalal pemercepat ketertinggalan pembangunan disemua sektor, pemerintah daerah juga susah buka lapangan kerja ditengah jumlah pengangguran yang tinggi ditambah masalah sosial, ekonomi dan kebudayaan.
■dan masih banyak realitas yang akan berkembang dalam konsolidasi masif dunia maya ini.
KNPI Papua Pegunungan juga menegaskan bahwa pendekatan keamanan dan regulasi sepihak/ sentralistis dari Jakarta tidak akan pernah menyelesaikan akar persoalan di Papua dan tidak akan pernah menyentuh hal hal fundamental yang di amanat otsus, malah kondisi ini akan menyuburkan perlawanan masif rakyat papua. oleh sebab itu kami tegas akan kawal dan lakukan :
* Penolakan UU Otsus Jilid II: Seluruh produk hukum dan kebijakan turunan Otsus dinyatakan ditolak dan dikembalikan ke pemerintah pusat*
*Tuntutan Perundingan Internasional. Mendesak agar status dan persoalan politik Papua diselesaikan melalui mekanisme dialog dan perundingan internasional yang difasilitasi oleh pihak ketiga yang netral*
Jajaran pimpinan DPD I KNPI Papua Pegunungan meminta seluruh struktur pergerakan pemuda untuk bergerak dalam satu komando kampanye penolakan masal di setiap media memalui Flayer setelah itu baru kita bersama akan lakukan langkah-langkah strategis rakyat turun jalan seluruh papua raya untuk kembalikan Otsus Jilid II adalah penjara kehidupan orang papua.
Sumber/DPD I KNPi Paua Pegunungan
Ketua : Dolpinus Weya, A.Md,Ss
Sekertaris : Yulans FY Wenda, S.Hi
Agustinus/Jurnalis Go Indonesia





