BALIM | Go Indonesia.id- Pada Selasa pagi, sekitar pukul 08.00β10.00 WIT, sejumlah siswa-siswi sekolah dasar (SD) melakukan persiapan menjelang agenda pada 30 September 2026 yang mereka sebut sebagai Hari Roma Agreement.
Para siswa-siswi yang telah memahami situasi dan kondisi menjelang agenda tersebut mulai mengambil tempat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti aksi mimbar bebas yang direncanakan berlangsung di Kantor KNPB Balim.
Dalam penyampaian mereka, nasionalisme dan identitas suatu bangsa tidak dapat begitu saja dihapuskan atau dihilangkan melalui dalil maupun keputusan sepihak. Mereka berpandangan bahwa nasionalisme lahir dari batin rakyat serta tumbuh dalam kesadaran generasi bangsa.
Mereka juga menyoroti kesepakatan yang menurut pandangan mereka melibatkan Amerika Serikat, Belanda, dan Indonesia serta dilaksanakan di Italia. Kesepakatan tersebut dinilai oleh mereka tidak sah atau ilegal bagi bangsa Papua Barat.
Agustinus selegani jurnalis Kaperwil media goindonesia.id
Wilayah intan jaya provinsi Papua Tengah







