Api Terus Mengamuk! 61 Kebakaran Melanda Morotai Selatan

0aaa 34

MOROTAI | Go Indonesia.id โ€” Sebanyak 61 kebakaran terjadi di Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Total area terbakar mencapai 62,195 hektare.

Data tersebut disampaikan Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya. Kebakaran didominasi lahan kering dan semak belukar di sekitar permukiman, diperparah musim kemarau serta minimnya sumber air.(27/8/26).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Desa Gotalamo menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 22 kasus, disusul Juanga 10 kasus, Perumahan Amerika Kilo 2 9 kasus, serta Falila dan Dehegila masing-masing 4 kasus. Gotalamo, Juanga, Falila, dan Dehegila masuk kategori risiko tinggi, sedangkan Perumahan Amerika dan Darame berisiko sedang.

Kebakaran juga menghanguskan bangunan warga. Pada 27 Juli 2026, tiga bangunan semi permanen di Desa Falila terbakar. Kebakaran lahan terbesar terjadi di Falila dan Juanga, masing-masing mencapai sekitar 16 hektare, pada 27 Juli dan 21 Agustus.

Penanganan masih terkendala keterbatasan armada. Damkar hanya memiliki dua unit kendaraan, terdiri atas satu mobil pemadam dan satu kendaraan suplai air. Menurut Akri, dua armada diperlukan untuk mengantisipasi kebakaran yang terjadi bersamaan di lokasi berbeda.

โ€œKalau ada dua unit, satu unit bisa kami geser ke tempat lain,โ€ ujar Akri kepada Go Indonesia.

Selain armada, Damkar juga kekurangan personel. Saat ini hanya tersedia 16 petugas, sementara kebutuhan ideal mencapai 40 personel. Cakupan pelayanan Damkar meliputi Morotai Selatan, Morotai Utara, dan Morotai Jaya.

Warga berharap pemerintah memperkuat pencegahan dengan menambah armada, personel, serta menyediakan sumber air di kawasan rawan kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana penambahan fasilitas tersebut.

Mir | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait