TANJUNGPINANG | Go Indonesia.Id _Sehubungan dengan berkembangnya pemberitaan di masyarakat terkait dugaan tidak transparannya proses seleksi atlet cabang atletik untuk POPDA Kota Tanjungpinang Tahun 2026, (1/5/26)
Bersama ini Pengurus PASI Kota Tanjungpinang menyampaikan klarifikasi resmi sebagai berikut:
1. Dasar Pelaksanaan Seleksi
Seleksi atlet dilaksanakan pada 30 Maret s.d 10 April 2026 berdasarkan surat tugas dan petunjuk teknis dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang serta berkoordinasi dengan BAPOPSI Kota Tanjungpinang.
*2. Mekanisme Penilaian Objektif
Tim Seleksi yang terdiri dari pelatih berlisensi nasional dan wasit daerah melakukan penilaian dengan parameter:
a. Catatan waktu/performa resmi menggunakan _electronic timing system_ dan manual;
b. Kesesuaian teknik pada setiap nomor pertandingan;
c. Rekam prestasi atlet pada kejuaraan resmi tingkat daerah/provinsi.
Seluruh hasil seleksi terdokumentasi dalam berita acara dan rekaman video.
*3. Transparansi Hasil Seleksi*
Hasil seleksi diumumkan langsung di lapangan pada hari pelaksanaan kepada atlet dan pelatih pendamping. Rekapitulasi hasil akan diserahkan secara tertulis kepada Dispora melalui BAPOPSI paling lambat tanggal 13 April 2026.
4. Mekanisme Sanggahan
PASI Kota Tanjungpinang membuka ruang klarifikasi. Atlet/pelatih yang memiliki keberatan dapat menyampaikan secara resmi ke Sekretariat PASI dengan melampirkan data pendukung sebelum dimulainya _Training Centre_ pada 14 April 2026.
5. Tahapan Selanjutnya
Atlet yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pemusatan latihan mulai 14 April 2026. Penetapan final kontingen cabang atletik Kota Tanjungpinang akan dilaksanakan pada 4 Mei 2026.
PERNYATAAN KETUA PASI KOTA TANJUNGPINANG
PASI Kota Tanjungpinang menjamin bahwa proses seleksi atlet POPDA 2026 dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan. Kami bekerja berdasarkan data, bukan opini.
PASI berkomitmen menjaring atlet terbaik untuk mengharumkan nama Kota Tanjungpinang di POPDA Provinsi Kepulauan Riau di Karimun.
Kami mengimbau seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu fokus dan mental bertanding para atlet.
Reporter: Edy







