MOROTAI | Go Indonesia.id β Gerakan Pramuka di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, akan diperkuat hingga ke seluruh sekolah. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai menargetkan kegiatan kepramukaan aktif di setiap sekolah, termasuk di wilayah kecamatan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menegaskan penguatan tersebut saat melantik pengurus dan pembina Gugus Depan (Gudep) masa bakti 2026β2028 di SMP Negeri 15 Pulau Morotai dan SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai, Kecamatan Morotai Jaya, Sabtu (12/9/2026).
βKita akan bangkitkan dan menyapu rata semua sekolah untuk mengaktifkan Gerakan Pramuka,β tegas Umar Ali.
Menurut Umar Ali, penguatan Gudep di sekolah menjadi langkah penting untuk memastikan pembinaan generasi muda berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Gudep, kata dia, bukan sekadar struktur organisasi, tetapi menjadi ujung tombak pembinaan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.
Ia menilai tantangan generasi muda semakin kompleks. Karena itu, pendidikan karakter tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik.
Melalui kegiatan Pramuka, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki kepedulian sosial dan menjunjung semangat cinta Tanah Air.
βKita ingin melahirkan generasi Morotai yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas dan kepedulian,β ujarnya.
Umar Ali meminta pengurus dan pembina Gudep yang baru dilantik segera menerjemahkan amanah tersebut dalam kegiatan yang nyata dan berkelanjutan. Sekolah juga diharapkan menjadikan Gudep sebagai ruang bagi peserta didik untuk belajar, berorganisasi, berkreasi dan mengembangkan potensi diri.
Penguatan Gerakan Pramuka tersebut kini mulai dilakukan di Morotai Jaya. Untuk sementara, baru dua Gudep yang terbentuk, yakni di SMP Negeri 15 Pulau Morotai dan SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai.
Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai menilai pembentukan dua Gudep tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan kepramukaan ke sekolah-sekolah lainnya.
Mabigus SMP Negeri 15 Pulau Morotai, Ben Oni Wairo, mengapresiasi perhatian Kwarcab terhadap pengembangan kepramukaan di Morotai Jaya.
Ia menilai pembentukan karakter generasi muda membutuhkan ketulusan, konsistensi dan komitmen bersama.
βMorotai Jaya boleh terbelakang, tetapi cara berpikir tidak boleh terbelakang. Kita bisa jauh dari pusat kota, tapi pikiran kita harus tetap terdepan,β tegasnya.
Sementara itu, Mabigus SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai, Linia Tira Lediya Reka, menilai penguatan Gudep memiliki arti penting dalam pembinaan peserta didik.
Menurutnya, Pramuka merupakan salah satu wadah pembentukan karakter sekaligus pengembangan jiwa kepemimpinan generasi muda.
Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai berharap penguatan organisasi di tingkat sekolah dapat terus berkembang hingga seluruh wilayah kabupaten.
Dengan semakin aktifnya Gudep, pembinaan generasi muda diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, berintegritas, percaya diri dan siap mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Mir | Jurnalis Go Indonesia.id







