DHARMASRAYA | Go Indonesia.id β Pemerintahan Nagari Sungai Limau, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, kembali memperkuat kelembagaan Badan Musyawarah (Bamus) Nagari.
Dua anggota Bamus Antar Waktu resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Wali Nagari Sungai Limau, Kamis (3/9/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, sekaligus menjadi momentum penting untuk memastikan roda kelembagaan Bamus tetap berjalan optimal dalam menjalankan fungsi perwakilan masyarakat di tingkat nagari.
Dua anggota Bamus Antar Waktu yang dilantik yakni Dona Melpina, utusan Bundo Kanduang Jorong Timbulan, menggantikan Fuja yang tidak lagi melanjutkan tugasnya setelah memilih menjalani profesi sebagai Guru PPPK Paruh Waktu.
Sementara itu,Mitha Berlian, utusan Jorong Jayu Aro, dilantik menggantikan Fadli yang sebelumnya mengundurkan diri dari keanggotaan Bamus Nagari Sungai Limau.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian personel dalam struktur kelembagaan nagari.
Lebih dari itu, kehadiran dua anggota baru tersebut diharapkan mampu memberikan warna, gagasan, serta semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Camat: Bamus dan Pemerintah Nagari Harus Bersinergi
Dalam arahannya, Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, menyampaikan ucapan selamat kepada kedua anggota Bamus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Nagari Sungai Limau.
Mashuri juga menekankan pentingnya membangun komunikasi, kebersamaan, dan sinergi antara anggota Bamus dengan Pemerintah Nagari.
βSemoga anggota Bamus yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan anggota Bamus yang lain. Mari secara bersama-sama membangun sinergi dengan Pemerintah Nagari Sungai Limau dalam rangka membangun dan memajukan Nagari Sungai Limau,β ujarnya.
Menurut Mashuri, Bamus memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. Selain menjadi wadah perwakilan masyarakat, Bamus juga memiliki fungsi penting dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta menjalankan tugas kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bamus juga memiliki peran dalam pembahasan dan perumusan Peraturan Nagari (Pernag) bersama Pemerintah Nagari. Karena itu, setiap kebijakan yang dilahirkan diharapkan benar-benar berpijak pada kepentingan, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat.
βYang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kekompakan dan membangun komunikasi yang baik. Semua itu bermuara pada kepentingan masyarakat,β pesan Mashuri.
Ia berharap keberadaan anggota Bamus yang baru dapat semakin memperkuat hubungan antara masyarakat, Bamus, dan Pemerintah Nagari sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Wali Nagari: Bukan Sekadar Pergantian, Tetapi Estafet Pengabdian
Terpisah, Wali Nagari Sungai Limau H. Efendi menyambut baik dilantiknya Dona Melpina dan Mitha Berlian sebagai anggota Bamus Antar Waktu.
Menurutnya, dengan dilantiknya dua anggota baru tersebut, komposisi kelembagaan Bamus Nagari Sungai Limau diharapkan semakin lengkap dan mampu menjalankan fungsi serta tanggung jawabnya secara maksimal.
βDengan telah dilantiknya Dona Melpina dan Mitha Berlian, kami berharap Bamus Nagari Sungai Limau semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kehadiran anggota baru tentu membawa semangat baru untuk bersama-sama membangun nagari,β ujar Efendi.
Ia menegaskan, Bamus dan Pemerintah Nagari merupakan dua unsur penting yang harus berjalan beriringan dalam mewujudkan pemerintahan nagari yang baik.
Menurut Efendi, perbedaan tugas dan fungsi antara Bamus dengan Pemerintah Nagari bukanlah alasan untuk berjalan sendiri-sendiri. Justru, perbedaan tersebut harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, mengawasi, memberikan masukan, dan memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
βBamus memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan nagari. Karena itu, kolaborasi antara Bamus, Pemerintah Nagari, tokoh masyarakat, tokoh adat, Bundo Kanduang, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam membangun Nagari Sungai Limau,β katanya.
Efendi berharap kedua anggota Bamus yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, memahami tugas dan tanggung jawab, serta mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat dari wilayah yang diwakilinya.
βHarapan kami, amanah ini dapat dijalankan dengan baik. Dengarkan aspirasi masyarakat, bangun komunikasi yang terbuka, dan mari kita cari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang ada di nagari,β tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Bamus untuk menjaga suasana harmonis dalam menjalankan tugas kelembagaan. Menurutnya, pembangunan nagari tidak akan berjalan maksimal apabila masing-masing unsur hanya mengedepankan kepentingan kelompok.
βYang kita bangun adalah nagari, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok. Karena itu, kebersamaan harus menjadi landasan utama. Setiap keputusan dan kebijakan hendaknya selalu berorientasi kepada kepentingan masyarakat,β tegas Efendi.
Energi Baru untuk Sungai Limau
Dengan dilantiknya Dona Melpina dan Mitha Berlian, Pemerintahan Nagari Sungai Limau kini memiliki tambahan energi dalam menjalankan roda kelembagaan masyarakat.
Keduanya diharapkan mampu membawa aspirasi masyarakat secara objektif, kritis, dan konstruktif, sekaligus ikut mengawal proses pemerintahan dan pembangunan nagari agar berjalan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pergantian personel tersebut pada akhirnya bukan sekadar perubahan nama dalam struktur Bamus. Ada amanah yang harus dilanjutkan, ada aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan, dan ada tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
Bagi Nagari Sungai Limau, pelantikan dua anggota Bamus Antar Waktu menjadi babak baru untuk memperkuat kebersamaan. Sebab kemajuan nagari tidak lahir dari satu tangan, melainkan dari kolaborasi seluruh elemen yang memiliki tekad yang sama: menghadirkan pemerintahan yang aspiratif, harmonis, transparan, dan benar-benar bekerja untuk masyarakat.
βIni bukan sekadar pergantian personel, tetapi merupakan langkah untuk melanjutkan estafet pengabdian dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Nagari Sungai Limau yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,β pungkas H. Efendi.
Amat/ Jurnalis Go Indonesia



