Akpol Gali Pengalaman Perwira Muda dari Papua Barat

1aa 119 e1789622505841

MANOKWARI | Go Indonesia.id β€” Akademi Kepolisian (Akpol) menggali berbagai pengalaman dan dinamika tugas para Perwira Remaja yang berdinas di jajaran Polda Papua Barat melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon Lantai II Mapolda Papua Barat tersebut dihadiri Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana, M.Si., para Pejabat Utama Polda Papua Barat, peneliti Akpol, serta para Perwira Remaja Akpol yang bertugas di wilayah hukum Polda Papua Barat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

FGD tersebut menjadi bagian dari program Lemdiklat Polri, khususnya Akpol, untuk memperkuat sinergi sekaligus menghimpun pengalaman para perwira muda setelah memasuki lingkungan tugas kewilayahan.

Berbagai pengalaman yang diperoleh para Perwira Remaja selama menjalankan tugas menjadi bahan penting untuk melihat kesesuaian antara pembelajaran selama pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, pengalaman para Perwira Remaja perlu dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pengembangan pendidikan di Akpol.

β€œKami ingin mengumpulkan baket atau bahan pengalaman dari para Perwira Remaja selama melaksanakan tugas di lapangan. Pengalaman tersebut akan dirangkum dan menjadi bahan masukan untuk melihat apa yang perlu diperkuat maupun disesuaikan dalam kurikulum pendidikan di Akpol,” ujar Daniel.

Menurutnya, pengalaman para perwira muda yang bertugas di berbagai satuan dan wilayah memiliki nilai penting bagi lembaga pendidikan dalam mempersiapkan calon perwira menghadapi tantangan tugas setelah dilantik.
β€œDari pengalaman para Perwira Remaja, kita dapat mengetahui berbagai tantangan nyata yang dihadapi setelah mereka bertugas. Hal ini akan menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi Akpol untuk terus menyempurnakan proses pendidikan dan pembentukan perwira Polri,” katanya.
Sementara itu, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana, M.Si., menekankan pentingnya para Perwira Remaja untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri selama menjalankan tugas.
β€œSaya berharap para Perwira Remaja dapat terus belajar, menjaga integritas, membangun komunikasi yang baik serta mampu beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan masyarakat tempat bertugas,” ungkap Sulastiana.
Ia mengatakan, setiap pengalaman dalam pelaksanaan tugas harus dijadikan sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, serta pemahaman terhadap karakteristik masyarakat di wilayah penugasan.
FGD berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan penyampaian pengalaman para Perwira Remaja selama bertugas di jajaran Polda Papua Barat.
Berbagai masukan tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi tim peneliti Akpol untuk dihimpun dan dirangkum sebagai bagian dari evaluasi serta pengembangan pendidikan kepolisian.

Melalui kegiatan tersebut, Akpol dan Polda Papua Barat mendorong terbangunnya kesinambungan antara proses pendidikan di lembaga pendidikan kepolisian dengan kebutuhan pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para Perwira Remaja untuk berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan yang dihadapi, serta memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan Akpol dengan para alumninya yang telah mengabdi di kewilayahan.

Iskandar/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait