TANJUNGPINANG | Go Indonesia.Id โ Rencana beroperasinya Indomaret di Kota Tanjungpinang terus menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Daeng Bahar yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Lis-Raja menilai kebijakan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai keterbatasan fiskal.(2/5/26)
Menurut Daeng Bahar, kepemimpinan Lis-Raja saat ini menunjukkan komitmen kuat menghadirkan warna baru dalam pembangunan Kota Tanjungpinang. Meski dihadapkan pada kondisi keuangan daerah yang tidak mudah, pemerintah dinilai tetap berupaya menghadirkan solusi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
โKehadiran Indomaret harus dilihat sebagai peluang, bukan ancaman. Ini bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi daerah, selama diatur dengan prinsip keberpihakan kepada masyarakat dan kemajuan daerah,โ ujar Daeng Bahar.
Ia menjelaskan, operasional Indomaret di Tanjungpinang disebut telah melalui sejumlah pengaturan dengan persyaratan yang jelas. Salah satunya kewajiban memprioritaskan tenaga kerja lokal, sehingga membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat setempat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Selain itu, Indomaret juga disebut mengakomodasi kearifan lokal melalui penggunaan istilah dan nuansa budaya daerah seperti โGurindamโ pada gerai-gerainya di Tanjungpinang.
โPembangunan ekonomi tidak boleh menghilangkan karakter lokal. Justru harus memperkuatnya agar tetap hidup dan dikenal luas,โ jelasnya.
Lebih lanjut, Daeng Bahar menyoroti komitmen Indomaret dalam mendukung pengembangan UMKM daerah. Menurutnya, selain menyediakan ruang bagi produk lokal di gerai-gerai yang ada di Tanjungpinang, perusahaan ritel modern itu juga disebut siap memfasilitasi pemasaran produk UMKM ke jaringan gerai mereka di berbagai daerah di Indonesia.
โIni peluang besar bagi UMKM kita untuk naik kelas. Produk lokal tidak hanya berputar di pasar daerah, tetapi bisa menembus pasar nasional melalui jaringan distribusi yang sudah mapan,โ tambahnya.
Ia menilai kebijakan tersebut mencerminkan pendekatan pembangunan yang inklusif, di mana ritel modern tidak hanya menjadi pesaing, tetapi juga mitra strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Di sisi lain, Daeng Bahar mengajak masyarakat agar lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang berkembang di ruang publik. Ia menilai, sejumlah narasi yang beredar cenderung provokatif dan berupaya mendiskreditkan pemerintah tanpa melihat substansi kebijakan secara menyeluruh.
โKami mengajak masyarakat melihat persoalan ini secara utuh. Jangan mudah terpengaruh opini yang sengaja digiring membentuk persepsi negatif. Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan kemajuan Kota Tanjungpinang,โ tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menjadikan kehadiran Indomaret sebagai bagian dari upaya bersama mendorong pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Reporter: JEBAT







