Miris! Pasien Kritis dari Midai ke Ranai Natuna Terpaksa Menyeberang Menggunakan Pompong Nelayan, PJs Danposal Turut Mengantar

IMG 20261018 WA0330

MIDAI,NATUNA | Go Indonesia.Id — Seorang pasien dalam kondisi kritis dari Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, harus menyeberang menuju Ranai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan menggunakan pompong milik nelayan. Dalam proses pengantaran tersebut, PJs Komandan Pos TNI AL (Danposal) Midai, Lettu Laut (T) Achmat Fatoni, S.H., turut mengantar pasien menggunakan pompong nelayan.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena transportasi laut merupakan akses penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan, terutama ketika pasien membutuhkan rujukan medis dalam kondisi darurat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Penggunaan pompong milik nelayan untuk membawa pasien kritis menggambarkan pentingnya ketersediaan sarana transportasi medis yang memadai bagi masyarakat Midai. Perjalanan laut dalam kondisi darurat tentu membutuhkan perhatian khusus terhadap keselamatan pasien, pendamping, serta seluruh pihak yang terlibat.

Kehadiran PJs Danposal Midai, Lettu Laut (T) Achmat Fatoni, S.H., yang turut mengantar pasien tersebut menunjukkan keterlibatan unsur terkait dalam membantu proses perjalanan pasien menuju Ranai. Langkah ini diharapkan dapat membantu pasien memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, agar sarana transportasi rujukan pasien antarpulau dapat dipastikan tersedia dan siap digunakan saat keadaan darurat.

Ketersediaan transportasi medis yang aman dan layak sangat penting bagi masyarakat di Kecamatan Midai. Jangan sampai pasien yang membutuhkan pertolongan segera harus menghadapi kendala transportasi ketika hendak dirujuk ke rumah sakit di Ranai.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan melakukan evaluasi terhadap sistem rujukan pasien dari wilayah kepulauan, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan optimal.

Hidayat/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait