TABANAN | Go Indonesia.Id – Wakil Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, mengajak seluruh anggota PMR Wira SMA Negeri 2 Tabanan untuk menghayati sekaligus mengamalkan Tri Bhakti PMR dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Ariasa saat memberikan sambutan pada acara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PKS dan PMR Wira SMA Negeri 2 Tabanan yang berlangsung di aula sekolah, Minggu (7/6).
Menurut Ariasa, tantangan kemanusiaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan kebencanaan, tetapi juga persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah yang menjadi isu krusial di Bali, termasuk di Kabupaten Tabanan.
“Tri Bhakti PMR harus benar-benar dihayati dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Salah satunya dengan menjadi pelopor hidup bersih dan sehat serta ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. PMR harus menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujar Ariasa.
Ia menambahkan, semangat kemanusiaan yang dimiliki anggota PMR dapat diwujudkan melalui aksi sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, serta aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan diklat tersebut, Ariasa berharap para anggota PKS dan PMR Wira memiliki karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menjaga kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan penutupan diklat berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh para peserta, pembina, serta jajaran guru SMA Negeri 2 Tabanan sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar yang berintegritas, peduli, dan berjiwa kemanusiaan.
Reporter (Fira)






