Prof. Dr. Sutan Nasomal Apresiasi SDN Cibatok 03: Baru 6 Bulan Latihan Taekwondo, Sabet 2 Medali Perunggu di BAPOPSI Cup 2026!

IMG 20261024 WA0032

BOGOR | Go Indonesia.Id – Prestasi membanggakan ditorehkan ekstrakurikuler (eskul) Taekwondo SDN Cibatok 03, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Meski baru enam bulan berdiri, tim yang tergabung dalam C03 CENTER tersebut berhasil membawa pulang dua medali perunggu pada Kejuaraan Taekwondo BAPOPSI Cup 2026 yang berlangsung di GOR PPOM Kabupaten Bogor, 22–23 Oktober 2026.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., pakar pendidikan, pakar hukum internasional, ekonom, sekaligus Rektor Universitas Bangsa Negara Bersatu (UBNB). Ia menilai pencapaian tersebut menjadi contoh nyata bahwa pembinaan olahraga sejak usia sekolah dasar dapat melahirkan atlet berprestasi apabila didukung oleh sekolah, guru, pelatih, dan lingkungan pendidikan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online di kantor eks UPT Pendidikan Kecamatan Cibungbulang, Jumat (23/10/2026), Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa keberhasilan SDN Cibatok 03 patut dijadikan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bogor.

β€œPrestasi ini luar biasa. Ekstrakurikuler Taekwondo yang baru berjalan enam bulan sudah mampu meraih dua medali perunggu pada kejuaraan tingkat kabupaten. Ini menunjukkan bahwa anak-anak memiliki potensi besar apabila diberikan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang memadai,” ujar Prof. Sutan Nasomal.

Keistimewaan prestasi tersebut terletak pada pengalaman para atlet yang masih relatif singkat. Seluruh atlet yang dikirimkan disebut baru mengenal dan berlatih Taekwondo selama enam bulan.

Meski demikian, mereka berani menghadapi persaingan dalam ajang BAPOPSI Cup 2026 dan berhasil meraih dua medali perunggu pada kategori Poomsae Cadet Prestasi.

Pelatih Sbmnim Adiet Gembok menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi tim dan lingkungan sekolah. Menurutnya, masa latihan yang singkat tidak menghalangi anak-anak untuk tampil berani dan menunjukkan kemampuan mereka.

β€œHal ini sangat luar biasa karena ketatnya persaingan. Anak-anak ini baru enam bulan latihan, ekstrakurikuler kita juga baru, tetapi mereka berani tampil dan langsung mendapatkan medali di tingkat kabupaten. Ini bukti anak-anak Cibungbulang punya mental juara,” ungkapnya.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan pembinaan Taekwondo di SDN Cibatok 03, sekaligus mendorong semakin banyak peserta didik untuk aktif dalam kegiatan olahraga yang membangun kedisiplinan, keberanian, dan sportivitas.

Prof. Sutan Nasomal mengimbau kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik di sekolah dasar negeri maupun swasta serta madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Bogor agar menjadikan keberhasilan SDN Cibatok 03 sebagai contoh dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler.

Ia menilai pembinaan siswa tidak seharusnya hanya berfokus pada kegiatan akademik. Pengembangan bakat dan minat melalui olahraga, pendidikan karakter, kepramukaan, serta kegiatan edukatif lainnya juga perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat bagi anak-anak untuk menemukan dan mengembangkan potensi mereka sejak dini. Dengan pembinaan yang terarah, siswa dapat memperoleh pengalaman berkompetisi sekaligus belajar tentang kerja keras, tanggung jawab, disiplin, dan sportivitas.

Ia juga mendorong agar upaya serupa diterapkan secara luas di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor, sehingga kesempatan berprestasi tidak hanya terbuka bagi siswa di sekolah tertentu.

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mempertimbangkan penerbitan surat edaran atau imbauan kepada kepala sekolah SD, SMP, PAUD, TK, dan PKBM agar lebih aktif menyelenggarakan serta mendukung kegiatan ekstrakurikuler yang berorientasi pada prestasi.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah dalam berbagai kompetisi.

β€œKiranya Kadisdik Kabupaten Bogor membuat edaran imbauan kepada seluruh kepala sekolah SDN, SMPN, PAUD, TK, dan PKBM agar mendorong prestasi olahraga, kegiatan edukatif, dan Pramuka, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Anak-anak yang berprestasi wajib mendapatkan apresiasi yang layak,” tegasnya.

Prof. Sutan Nasomal mengusulkan agar bentuk penghargaan dapat berupa piagam, piala, serta dukungan uang saku bagi peserta didik yang mengikuti perlombaan, dengan memperhatikan kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penghargaan bukan semata-mata soal materi, melainkan bentuk pengakuan atas usaha, disiplin, dan keberanian siswa dalam membawa nama baik sekolah.

Keberhasilan ekstrakurikuler Taekwondo SDN Cibatok 03 memperlihatkan bahwa pembinaan yang baru berjalan enam bulan pun dapat menghasilkan pencapaian positif. Namun, prestasi tersebut perlu diikuti pembinaan berkelanjutan agar kemampuan atlet muda terus berkembang.

Dukungan kepala sekolah, guru, pelatih, orang tua, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk menjaga semangat para siswa dan membuka kesempatan bagi lebih banyak anak untuk berprestasi.

Prof. Sutan Nasomal berharap pencapaian C03 CENTER tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bogor untuk membangun kegiatan ekstrakurikuler yang produktif, terarah, dan berkelanjutan.

β€œJangan sampai bakat anak-anak tidak berkembang hanya karena kurangnya kesempatan dan dukungan. Sekolah harus berani membina, pemerintah harus memberikan perhatian, dan setiap prestasi siswa patut diapresiasi sesuai ketentuan. Dari sekolah inilah bibit-bibit unggul dapat dipersiapkan untuk masa depan,” pungkasnya.

Dengan raihan dua medali perunggu di BAPOPSI Cup 2026, SDN Cibatok 03 telah memberikan contoh bahwa semangat, pembinaan, dan keberanian untuk berkompetisi dapat menjadi awal lahirnya prestasi yang lebih besar.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait