Eksekutif ULMWP Menyikapi Hasil Komunike MSG-PIF di Palau

IMG 20260904 WA0381

JAYAPURA  | Go Indonesia.Id _ULMWP menyambut Positif Keputusan para pemimpin MSG (Melanesian Spearhead Group) dan dan pemimpin PIF (Pacik Islands Forum) Di Palau dan menyerukan dukungan rakyat West Papua untuk mendukung dengan Doa menuju Rekonsiliasi-Persatuan ULMWP.

Terkait dengan penyelenggaraan KTT Pacific Islands Forum (PIF) ke-55 dan Kaukus Melanesian Spearhead Group (MSG) di Koror, Palau, pada 31 Agustus – 3 September 2026, Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni menyampaikan apresiasi dan tanggapan resmi atas dua keputusan strategis yang dihasilkan bagi perjuangan hak asasi Manusia dan masa depan Bangsa Papua.

Bacaan Lainnya

Advertisement

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemimpin MSG dan PIF yang terus memberikan perhatian serius pada situasi tragedy kejahatan kemanusiaan yang dibuat oleh Kolonial Indonesia melalui TNI/Polri di West Papua dan perjuangan Bangsa Papua untuk menentukan hak penentuan Nasib sendiri bagi kemerdekaan dan kedaulatan Politik West Papua.’

ULMWP secara khusus mengapresiasi kepada Pimpinan MSG yang telah mengeluarkan tuntutan tegas kepada Pemerintah Indonesia untuk: 1).

mengizinkan kunjungan Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR) ke Papua Barat sebelum 31 Desember 2026. 2). Ketua MSG akan menyampaikan surat resmi, dan negara-negara anggota MSG di Jakarta akan melakukan lobi intensif. 3).

Apabila tuntutan ini tidak dipenuhi, status Anggota Asosiasi Indonesia dalam MSG akan ditinjau pada KTT MSG 2027. Selain itu, 4). MSG mengusulkan pertemuan antara Para Pemimpin MSG dengan Presiden Prabowo di sela-sela Sidang Umum PBB 2026.

ULMWP juga mengapresiasi Keputusan para pemimpin PIF yang dengan tegas menyerukan: 1). perlindungan HAM serta fasilitasi dialog. 2). PIF menyepakati fasilitasi Misi Pencari Fakta bersama para pemimpin yang berminat, dengan konsultasi kepada Sekretariat MSG. 3). Hasil misi ini akan dilaporkan kepada Para Pemimpin PIF pada tahun 2027, tanpa mengenakan tenggat waktu atau sanksi.

Wakil Presiden Eksekutif ULMWP, Octovianus Mote yang juga hadir bersama Tuan Benny Wenda dimana mereka dua telah bersatu dan melakukan loby itensif di Palau menyampaikan bahwa kedua keputusan ini sebagai angin segar dan wujud nyata solidaritas Pasifik terhadap beban bangsa Papua.

Meskipun PIF dan MSG memiliki pendekatan yang berbeda satu diplomatis dan satu tegas kami melihat adanya titik temu yang saling melengkapi, khususnya dalam kesepakatan untuk melakukan misi bersama ke Papua dan menyampaikan laporan pada 2027.

“Kami menyambut baik penyatuan langkah ini, terlebih setelah adanya pertemuan strategis antara Wakil Presiden Eksekutif ULMWP, Bapak Octo Mote, dan Presiden Pemerintah Sementara, Bapak Benny Wenda, pada akhir Agustus 2026 di Vanuatu. Semangat memikul beban bersama ini harus terus dipelihara.”

ULMWP mengajak seluruh pejuang bangsa Papua untuk tetap rendah hati, mengesampingkan ego sektoral, dan senantiasa mengandalkan Tuhan sebagai Panglima sejati perjuangan Papua Merdeka.

Dukungan doa dan kebersamaan sangat kami harapkan, khususnya menjelang pertemuan agung ULMWP pada Minggu kedua bulan November 2026 di Port Vila, Vanuatu.

Demikian media release ini kami keluarkan untuk diketahui oleh public. Terima kasih.

Sumber : Markus Haluk
Sekretaris Eksekutif ULMWP
+62-85244442502
E: [email protected]

Agustinus Selegani jurnalis KAPERWIL wilayah intan jaya provinsi Papua Tengah
media Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait