Apresiasi untuk Lanal Ranai, Dedikasi Tegakkan Aturan di Laut Natuna

IMG 20260919 WA0238

NATUNA | Go Indonesia.Id _Dedikasi dan kerja keras Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai dalam menjaga keamanan sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktivitas peredaran barang melalui jalur laut mendapat apresiasi.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pengamanan hampir 800 tabung LPG nonsubsidi yang berasal dari Kalimantan Barat dan masuk ke wilayah Natuna. Dalam pemeriksaan awal, terdapat dugaan ketidaksesuaian terkait dokumen, manifest serta zona distribusi barang tersebut.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP., menjelaskan bahwa tindakan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan.

Informasinya intinya ada laporan pengaduan dari pihak yang menjadi agen resmi, dan manifest tidak sesuai, zonanya tidak sesuai dan lain sebagainya,” ujar Danlanal Ranai.

Menurutnya, langkah yang dilakukan jajaran Lanal merupakan bagian dari tugas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah laut, khususnya terhadap peredaran barang yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

Penegakan hukum di laut dan pengawasan peredaran barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Pengamanan tersebut dilakukan melalui tim Quick Response dpp Pasintel Lanal Ranai di bawah arahan Komandan Lanal Ranai. Langkah ini mendapat perhatian karena menunjukkan bahwa pengawasan di wilayah perairan Natuna tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga mencakup aktivitas distribusi barang yang masuk melalui jalur laut.

Dengan adanya pengamanan tersebut, diharapkan pemeriksaan terhadap dokumen dan legalitas peredaran LPG dapat dilakukan secara menyeluruh oleh instansi yang berwenang.

Langkah Lanal Ranai juga diharapkan menjadi momentum bagi Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memperkuat pengawasan terhadap tata kelola distribusi LPG nonsubsidi, termasuk memastikan agen maupun pelaku usaha memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan perizinan yang berlaku.

Bagi masyarakat Natuna, pengawasan tersebut penting untuk memastikan arus barang melalui jalur laut berlangsung secara tertib, transparan dan sesuai ketentuan.

Apresiasi layak diberikan kepada jajaran Lanal Ranai atas respons terhadap laporan serta upaya melakukan pengawasan di wilayah perairan Natuna.

Namun demikian, status pelanggaran terhadap LPG tersebut tetap perlu ditentukan melalui pemeriksaan dan proses sesuai kewenangan instansi terkait, sehingga setiap pihak yang terlibat memperoleh kepastian hukum.

Baharullazi/ Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait