Air Mati Berkepanjangan, Warga Muara Siau Kecewa: Hidup Dua Hari, Mati Tiga Hari!! 

IMG 20260523 WA0289

Reporter : M Juti

MERANGIN | Go Indonesia.Id – Pelayanan air bersih PDAM Tirta Cabang Muara Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menuai keluhan keras dari masyarakat. Warga kecewa karena distribusi air disebut sering mati berhari-hari, sementara jaringan pelanggan justru terus bertambah tanpa diimbangi peningkatan kapasitas mesin pompa.

Bacaan Lainnya

Advertisement

 

Masyarakat menduga mesin pompa PDAM yang digunakan saat ini sudah tidak layak dan tidak mampu lagi menopang beban distribusi air ke pelanggan lama maupun sambungan baru, termasuk penambahan jaringan ke Desa Pulau Raman.

 

“Air hidup dua hari, mati tiga hari. Kami ini pelanggan resmi, tiap bulan tetap bayar beban Rp17 ribu, tapi pelayanan sangat mengecewakan,” ungkap salah seorang warga kepada media ini, Jumat (22/5/2026).

 

Keluhan paling dirasakan warga lanjut usia. Saat air PDAM mati, mereka terpaksa berjalan kaki hingga sekitar satu kilometer menuju Sungai Tembesi hanya untuk mengambil air kebutuhan sehari-hari.

 

“Kalau air mati terus, kami yang sudah lansia ini harus jalan jauh ke sungai. Sangat menyusahkan,” keluh warga lainnya.

 

Warga menilai kondisi ini terjadi karena pihak PDAM diduga tetap menambah sambungan jaringan baru tanpa memperhitungkan kemampuan mesin pompa yang sudah tua dan tidak maksimal lagi.

 

Masyarakat meminta pihak terkait segera turun tangan dan melakukan evaluasi total terhadap operasional PDAM Tirta Cabang Muara Siau.

 

Mereka mendesak pergantian mesin pompa baru agar distribusi air bersih kembali normal dan tidak terus membebani masyarakat kecil.

 

“Mesin lama sudah tidak layak dipakai lagi. Jangan masyarakat terus yang jadi korban,” tegas warga.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak PDAM Tirta Cabang Muara Siau maupun instansi terkait mengenai solusi atas keluhan warga tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat terkait segera mengambil langkah nyata sebelum krisis pelayanan air bersih semakin parah di wilayah Muara Siau.

 

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait