DPRD Morotai Turun Cek Talud Doku Mira, Dana BTT Dibidik

IMG 20260902 WA0326 scaled

MOROTAI | Go Indonesia.id β€” Laut sudah menggerus bentengnya. Rumah warga Doku Mira kini berada di garis depan ancaman. Menyusul keluhan warga soal talud penahan ombak yang rusak, Ketua DPRD Pulau Morotai Muhammad Rizki bersama sejumlah anggota dewan turun langsung memeriksa kondisi pesisir, Rabu, 2 September 2026.

Rizki dan rombongan menemukan sejumlah bagian talud retak, patah, bahkan ambruk. Batu dan pasir berserakan di sepanjang garis pantai.

Bacaan Lainnya

Advertisement

β€œKami akan berkoordinasi dengan Dinas PU Morotai agar bisa dianggarkan melalui Dana BTT, karena kondisi kerusakan taludnya sudah patah dan bisa mengancam rumah warga,” kata Rizki.

Menurut dia, kerusakan talud bukan sekadar persoalan infrastruktur. Jika dibiarkan, gelombang laut berpotensi semakin mendekati permukiman.

Dalam peninjauan itu, Rizki didampingi Jainudin Papala, Suhari Lohor, Naswin Rowo, Hi. Zainal Karim, Sukri Mandea, dan Yafet Sidigol.

Naswin mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan langsung titik-titik kerusakan di lapangan.

β€œTujuan kami turun ke lapangan ini untuk melihat sejumlah titik kerusakan yang ada,” ujar Naswin.

Persoalan talud Doku Mira sebelumnya mencuat setelah air laut masuk ke permukiman saat pasang tinggi. Lebih dari 20 rumah warga terdampak.

Kerusakan itu membuat warga khawatir. Talud yang semestinya menjadi pelindung justru telah kehilangan sejumlah bagian akibat hantaman gelombang.

DPRD sebelumnya juga menyatakan perlu memastikan status kewenangan talud tersebut. Jika menjadi kewenangan pemerintah daerah, penanganan dapat didorong melalui pemerintah kabupaten. Jika masuk kewenangan pemerintah pusat atau balai teknis, Pemkab Morotai diminta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Kini DPRD mendorong Dinas PU mencari skema penanganan, termasuk kemungkinan menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Bagi warga Doku Mira, persoalannya sederhana: talud harus kembali menjadi benteng sebelum laut lebih dulu mencapai rumah mereka.

Mir | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait