Sinergi TNI AL dan Masyarakat, Lahan di Desa Air Putih Disiapkan untuk Pengembangan Posal Midai

IMG 20260908 WA0055 scaled

NATUNA | Go Indonesia.Id _Sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat dalam mendukung keamanan wilayah perairan Kabupaten Natuna.

Hal tersebut ditunjukkan melalui penyerahan secara simbolis surat alas hak atas sebidang tanah yang berlokasi di Desa Air Putih, Kecamatan Midai, kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Penyerahan surat alas hak tersebut diterima langsung oleh Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto, dalam acara seremonial yang berlangsung di Aula Mess Tjiptadi Lanal Ranai, Jumat (4/9/2026).

Lahan tersebut nantinya direncanakan menjadi salah satu aset untuk mendukung pengembangan Pos TNI AL (Posal) Midai.

Kegiatan tersebut turut disaksikan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Natuna, Pemerintah Kecamatan Midai serta Pemerintah Desa Air Putih.

Penyerahan lahan ini menjadi bentuk dukungan masyarakat dan Pemerintah Daerah di Pulau Midai terhadap keberadaan serta pengembangan TNI AL, khususnya dalam memperkuat pengamanan wilayah perairan.

Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan.

Kami ucapkan banyak terima kasih kepada warga dan Pemerintahan Daerah Pulau Midai atas dukungan kepada TNI AL berupa penyerahan satu bidang tanah ini. Ke depan, kami akan manfaatkan tanah ini menjadi aset pengembangan Pos TNI AL Midai (Posal Midai),” ujar Yusuf Yanto.»

Sementara itu, Camat Midai Zulfani Afwan mengatakan, penyerahan lahan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat dan TNI AL.

Ia berharap keberadaan lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan fasilitas TNI AL sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah perairan Midai.

Semoga tanah ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan, sehingga dapat memberi kenyamanan serta keamanan di laut kami. Pulau Midai sering menjadi perlintasan kapal, baik kapal asing maupun kapal ikan dari luar Midai,” ungkap Zulfani.»

Danlanal Ranai menegaskan, penyerahan surat alas hak tersebut merupakan langkah awal yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui proses administrasi bersama instansi terkait, terutama BPN Kabupaten Natuna.

Menurutnya, proses administrasi dan legalitas perlu dipastikan sejak awal untuk menghindari potensi persoalan atau polemik di kemudian hari terkait penggunaan aset tanah tersebut.

Dengan adanya dukungan lahan ini, diharapkan pengembangan Posal Midai dapat semakin memperkuat kehadiran TNI AL di wilayah perairan Natuna, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Baharullazi/ Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait