Pegawai Kejaksaan RI Angkatan 603 Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sumedang Sebagai Implementasi Program “Kejaksaan RI Peduli”

Pegawai Kejaksaan RI Angkatan 603 Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sumedang Sebagai Implementasi Program "Kejaksaan RI Peduli"

SUMEDANG | Go Indonesia.id-Telah dilaksanakan Kegiatan Bakti Sosial yang diinisiasi oleh Pegawai Kejaksaan Republik Indonesia Angkatan 603,di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat

Adapun Bakti Sosial ini berupa renovasi rumah ibadah, pembagian sembako, kunjungan ke pantiasuhan, dan kegiatan donor darah.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Tujuan besar dari pelaksanaan Bakti Sosial ini yaitu untuk mempererat tali silaturahmi seluruh anggota Angkatan 603 Kejaksaan Rl, juga sebagai bentuk wujud rasa syukur, kepedulian dan kebiasaan berbagi kepada sesama, serta bentuk kontribusi konkret mengimplementasikan program Kejaksaan RI Peduli kepada masyarakat yang membutuhkan.(18/5/24)

Ketua Angkatan 603 Kejaksaan RI Deny Achmad menyampaikan bahwa anggota dari Angkatan 603 adalah 278 orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Β juga menyampaikan kegiatan Bakti Sosial ini merupakanprogram dari Angkatan 603 Kejaksaan RI.

“Ini memang program kerja Angkatan 603 Kejaksaan RIdari seluruh anggota yangfe,ssbar di Indonesia, baik yang berdinas di internal KeΔΌaksaan maupun yangditugaskan di luar instansi Kejaksaan. Ke depannya.

Juga menyampaikan kegiatan Bakti Sosial ini merupakan program dari Angkatan 603 Kejaksaan RI.”Ini memang program Kerja Angkatan 603 Kejaksaan RI dari seluruh anggota yang tersebar di Indonesia,baik yang berdinas di internal Kejaksaan maupun yang di tugaskan di luar instansi Kejaksaan. Kedepan kami akan mengadakan kegiatan ini sebagai program yang berkelanjutan,” ujar Ketua Angkatan 603 Deny Achmad.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Sumedang Yenita Sari selaku Bendahara Angkatan 603 Kejaksaan RI berharap dengan adanya program Bakti Sosial dari Angkatan 603 Kejaksaan RI akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.(K.3.3.1)

Editor : Abdul
Reporter : Iskanadar
Sumber : Kepala Pusat Penerangan Hukum
Dr Ketut Sumedana


Advertisement

Pos terkait