Warga Kampung Air Raya Serasan Harapkan Pemerintah Lanjutkan Pembangunan Pelantar Rakyat

IMG 20260602 WA0040

SERASAN | Go Indonesia.Id – Masyarakat Kampung Air Raya, RT 01 RW 01, Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, berharap Pemerintah Kabupaten Natuna dapat melanjutkan pembangunan pelantar rakyat yang hingga kini belum selesai sepenuhnya.

Ketua RT 01 RW 01 Kampung Air Raya, Urai Firdaus atau yang akrab disapa Padil, mengatakan pelantar tersebut merupakan akses utama yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pelantar rakyat itu mulai dibangun sekitar 18 tahun lalu dengan panjang keseluruhan kurang lebih 300 meter.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menurut Padil, sekitar 200 meter pelantar telah dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Natuna terdahulu, sementara sekitar 100 meter sisanya hingga kini belum mendapatkan pembangunan permanen.

Selama kurang lebih lima tahun terakhir, kami terus melakukan perbaikan secara swadaya agar pelantar tetap bisa digunakan masyarakat. Bahkan sebagian biaya perbaikan saya keluarkan dari dana pribadi karena khawatir kondisi pelantar semakin membahayakan warga,” ujar Padil, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, kondisi pelantar yang sudah tua dan banyak mengalami kerusakan membuat masyarakat kesulitan melintas, terutama saat harus membawa warga yang sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kalau ada warga sakit, kami kesulitan menggotongnya melewati pelantar yang rusak. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena pelantar tersebut merupakan satu-satunya akses yang digunakan masyarakat,” katanya.

Sebagai Ketua RT, Padil mengaku memiliki keterbatasan untuk terus melakukan perbaikan secara mandiri. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan melanjutkan pembangunan sisa pelantar yang belum terbangun.

Atas nama masyarakat Kampung Air Raya, kami memohon kebijaksanaan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk melanjutkan pembangunan pelantar rakyat ini. Kami berharap akses yang aman dan layak dapat segera terwujud demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” harapnya.

Warga berharap pembangunan sisa pelantar sepanjang sekitar 100 meter tersebut dapat menjadi prioritas pemerintah, mengingat keberadaannya sangat vital sebagai sarana transportasi dan mobilitas masyarakat di wilayah pesisir Kampung Air Raya, Serasan.

Reporter: Baharullazi


Advertisement

Pos terkait