SERASAN | Go Indonesia.id – Masyarakat Kecamatan Serasan dibuat kecewa dengan pengumuman pemadaman listrik yang disampaikan oleh pihak PLN Serasan pada Rabu (28/5/2026). Pemadaman tersebut dilakukan akibat keterlambatan pasokan BBM untuk operasional mesin pembangkit listrik PLN di Serasan.
Dalam pengumuman yang beredar di tengah masyarakat, pihak PLN Serasan menyampaikan bahwa pemadaman akan dilakukan pada tanggal 28 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Pihak PLN menyebutkan keterlambatan pengantaran BBM terjadi karena stok BBM di pangkalan Ranai kosong.
Pengumuman tersebut langsung menjadi perbincangan masyarakat dan memicu kekecewaan warga. Salah satu warga Serasan yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas kondisi tersebut. Pernyataan itu disampaikan kepada media melalui pesan WhatsApp pada Kamis (28/5/2026).
Koordinator Pelaksana PLN Serasan, Trismiarto, saat dikonfirmasi media membenarkan bahwa pengumuman tersebut memang dikeluarkan oleh pihak PLN Serasan.
Benar bang, memang pihak kita yang mengeluarkan pengumuman itu. Dan menurut transporter atau pihak kapal pengangkut mengatakan belum bisa muat karena depot Pertamina BBM-nya kosong,” ujarnya.
Namun demikian, Trismiarto juga menjelaskan bahwa sistem pemasokan BBM untuk PLN Serasan dilakukan dalam tiga tahap setiap bulannya. Tahap pertama digunakan untuk kebutuhan tanggal 1 sampai 10, tahap kedua untuk tanggal 10 sampai 20, dan tahap ketiga untuk kebutuhan tanggal 20 sampai akhir bulan.
Sekarang ini sudah mau ganti bulan, tapi BBM untuk tahap ketiga sampai sekarang belum masuk,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Cabang Pertamina, Ade Pranoto, saat dikonfirmasi media membantah adanya kekosongan stok BBM di depot Pertamina.
Izin Bg, kami sedang koordinasi dengan pihak PLN ya Bg. Tidak Bg, kapal sudah bongkar di hari Sabtu kemarin dan Rabu kemarin,” ujarnya singkat.
Perbedaan keterangan antara pihak PLN dan Pertamina tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga meminta pihak terkait segera membenahi persoalan distribusi BBM untuk operasional PLN Serasan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Masyarakat juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja pihak PLN Serasan, karena warga merasa ada kejanggalan di balik peristiwa keterlambatan pasokan BBM tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada transporter atau pihak kapal pengangkut BBM PLN Serasan. Namun sampai saat ini belum diperoleh keterangan resmi.
Reporter : Baharullazi







